Mengawali Prestasi dari Duta Pesantren Luhur, Kini Norma Hasanatul Maghfiroh Sukses Naik Level Menjadi Duta Santri Nasional 2023

0
641

Duta Santri Nasional kini menjadi berita yang banyak diserbu oleh media persantrian Indonesia. Sebuah ajang bergengsi santri sejak tahun 2016 ini menyita perhatian banyak pesantren di Indonesia. Duta Santri Nasional diharapkan dapat menjadi perwakilan para santri untuk menyebarkan nilai kepesantrenan dalam bidang agama dan pendidikan, sains dan teknologi, sosial dan kemasyarakatan, politik dan hukum, kesehatan dan olahraga, energi dan lingkungan, ekonomi dan kewirausahaan, budaya dan pariwisata, diaspora, serta multimedia.

Tahun ini kota Malang berhasil memboyong juara umum Duta Santri Nasional atas nama Norma Hasanatul Maghfiroh, mahasiswi Psikologi Universitas Islam Negeri Malik Ibrahim Malang sekaligus santriwati di Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang. Malam puncak Duta Santri Nasional 2023 pada Jum’at, 20 Oktober 2023 di Auditrium UNUSA Surabaya membawa tangis haru bagi para pemenang. Siapa sangka bahwa karir Norma sebagai duta berawal dari Ajang Duta Santri Luhur pada peringatan hari lahir pesantren ke-24.

Potret Norma Hasanatul M. sejak menjadi Duta Santri Luhur hingga Duta Santri Nasional
Prestasi-Prestasi

Tidak hanya cantik, gadis kelahiran Tulungagung, 20 Maret 2001 ini memiliki sederet prestasi antara lain:

  • Winner Duta Pesantren Luhur 2021
  • Winner Duta IPPNU PAC Sumbergempol 2022
  • Winner Duta Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang 2022
  • Runner Up 1 Duta Kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang 2023, dan
  • Winner Duta Santri Nasional 2023

Menanggapi hal ini, pengasuh Pesantren Luhur Malang mengungkapkan kebanggaan beliau atas pencapaian salah satu santriwati. “Kami mengapresiasi dan bangga kepada santri yang berprestasi sebagai bentuk motivasi bagi setiap santri untuk mampu berkata dalam menghadapi tantangan zaman. Selamat kepada santriwati Norma Hasanatul Maghfiroh, semoga kemenangan menjadi duta santri 2023 menjadi berkah baik yang bersangkutan, keluarga, dan masyarakat” ujar beliau.

Norma mengakui bahwa serangkaian proses untuk berada di titik ini tidaklah mudah. Rasa capek, insecure, dan takut adalah hal yang wajar. Rasa tersebut bukanlah karena salah tempat, namun merupakan proses untuk naik ke level yang lebih tinggi. Hal yang patut disyukuri adalah ada banyak teman yang mendukungnya baik fisik maupun mental. “Terimakasih kepada semuanya, aku hanya memaksimalkan apa yang aku punya, selebihnya yang penting bismillah” Ucap Norma.

Terakhir, segenap keluarga besar Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang mengucapkan “Selamat Hari Santri Nasional 2023” semoga dengan adanya hari santri ini bisa membakar semangat Santri Indonesia untuk bisa lebih berdedikasi pada negeri.(far)