Tak Pernah Sepi, Inilah Keseruan Santri Luhur Ketika Hari Raya Idul Adha 1443 H

1
61

[Malang, 10 Juli 2022] Terdengar riuh takbir menggema di seantero kota Malang. Kota Pendidikan ini dengan ramah menyambut hari raya Idul Adha atau yang sering kita sebut dengan hari raya kurban tahun 2022. Tak ingin kalah, Pesantren Luhur Malang juga turut memeriahkan hari raya tahun ini dengan Drama dzulhijjah, sholat ied berjamaah, serta menyembelih hewan kurban.

Hari sebelumnya yakni Sabtu, 9 Juli 2022 dilaksanakan lomba drama dzulhijjah yang diikuti oleh perwakilan masing-masing blok. Drama yang ditampilkan berupa drama fiqhiyah dengan dewan juri Ustadz. Alfin Khoirun Na’im, Ustadzah Dewi Nazila, dan Ustadzah Nurul Fitria. Penampilan peserta sangat menghibur santriwan santriwati Pesantren Luhur Malang terbukti dengan gelak tawa yang senantiasa tercipta di setiap momennya.

Pengumuman juara langsung diumumkan malam itu juga dengan pemenang blok AH-D sebagai juara pertama, blok B-Azka sebagai juara kedua, dan blok A-MD sebagai juara ketiga. Selamat atas kemenangannya, semoga bisa menjadi motivasi bagi yang lainnya untuk menampilkan penampilan yang lebih baik di event selanjutnya.

Hari kedua adalah hari yang ditunggu-tunggu yakni sholat ied dan penyembelihan hewan kurban. Sholat ied dimulai pukul 06.00 wib dengan imam dan khatib Mas Abdullah Faiq Munir. Dilanjutkan dengan ber-musafahah dengan keluarga ndalem. Santriwan bersama gus Danial Farafish, sementara santriwati bersama Bu Nyai Utin Nurul Hidayati, Ning Daris Maziyah, Ning Renggalih Purnama Sari, dan Ning Rafida Haiba.

Selepas sholat ied, Keluarga ndalem sempat memberikan nasihat singkat kepada santriwati di aula lantai 2. Banyak wejangan yang disampaikan oleh beliau, salah satunya mengenai etika atau akhlaq menjadi santri. Bagaimana cara bersikap, berpakaian, berhijab, dan mengingatkan agar senantiasa berpikir dahulu sebelum berbuat. “Berpikirlah sebelum melakukan sesuatu” Ucap beliau.

Setelah sholat ied, dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Hewan yang dikurbankan berjumlah 7 ekor kambing dan 2 ekor sapi. Penyembelihan dimulai pukul 08.00 WIB untuk kambing. Sementara sapi berencana untuk disembelih pada hari esoknya, 11 Juli 2022/11 Dzulhijjah 1443 H. Pesantren tampak ramai dengan parkir motor lantai 1 mas-mas yang disulap menjadi tempat penyembelihan hewan kurban. Para santriwan bergotong royong memotong, menguliti, dan membagikan daging hewan kurban yang telah disembelih.

Tak ingin kalah, santriwati juga turut berpartisipasi dengan menyiapkan daging kurban yang akan dibagikan serta memasaknya menjadi makanan yang lezat untuk disantap bersama-sama. Inilah keseruan kami sebagai santri di Pesantren Luhur Malang. Semoga tradisi ini akan terus terjaga hingga nanti sebagai wujud pelestarian Pesantren yang telah didirikan oleh murobbi Ruuhina Dr. H. Achmad Mudhor, SH. dengan penuh perjuangan Aamiin.(far)