Kajian Keputrian di Pesantren Luhur: Istimewakan Dirimu sebagai Perempuan

0
4

[Malang, 02 Juni 2024] Perempuan adalah pilar peradaban, generasi masa depan terlahir darinya. Perempuan adalah madrasah pertama bagi seorang anaknya, anak yang hebat berasal darinya. Begitu mulianya wanita hingga Rasulullah SAW menyebut kata ibumu hingga 3 kali. Begitu juga ungkapan mengatakan bahwa “Perempuan tiang negara, jika perempuannya baik, maka baiklah negara, dan jika perempuannya rusak, maka rusaklah negara”. 

Pada hari Sabtu, 01 Juni 2024 Majelis Santri Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang mengadakan kegiatan kajian keputrian dengan tema “Istimewakan Dirimu sebagai Perempuan” bersama Ustadzah Ana Fitrotun Nisak S.Pi sebagai narasumber. Beliau merupakan demisioner ketua 1 Putri periode 2021 – 2022.  Kegiatan Keputrian merupakan program kegiatan yang ditujukan khusus untuk santri putri Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang guna meningkatkan pemahaman serta wawasan tentang adab, tata krama dan akhlak seorang wanita. Lalu bagaimana caranya menjadi perempuan yang ideal?.

Cantik Lahir dan Batin

Mari kita ulas cantik batin terlebih dahulu. Cantik batin berarti memiliki hati yang baik seperti ramah, pemaaf, memiliki energi positif, dan peduli kasih. Prinsipnya adalah “Bukan terlihat cantik tapi terasa cantik.” Hal ini akan menghasilkan perkataan dan tindakan yang didasarkan pada pertimbangan logis sehingga akan menghasilkan output yang baik. Kemudian cantik lahir bukanlah harus cantik dari sananya dengan make up tebal dan mahal melainkan diwujudkan dengan berpakaian dan berdandan dengan pantas dan rapi, bersih dan wangi, serta mencintai kebersihan dimanapun dan kapanpun.

Jadilah Wanita yang Sehat

Pepatah mengatakan bahwa “Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat” tentu bukan hanya pepatah saja. Bagaimana mewujudkan perempuan yang sehat? yakni dengan memperhatikan makanan dengan gizi yang baik dan seimbang; sehat fisik, mental, sosial, maupun spiritual; dan hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Perempuan yang sehat bukanlah wanita yang hobi rebahan, suka berdandan, dan miskin pengetahuan. Tapi perempuan yang sehat adalah wanita yang produktif, berdandan pantas, dan cerdas.

Untuk menjadi sehat secara fisik hendaklah berolahraga secara teratur, menjaga pola makan, dan menjaga lingkungan. Penerapan hal-hal kecil tersebut akan menyebabkan kehidupan yang indah, nikmat, dan juga hemat. Sehat mental sendiri merupakan keadaan dimana terjadi keseimbangan antara pikiran dan perasaan atau tingkah laku yang memunculkan produktifitas sehari hari. Jadi, perempuan yang ideal bukan hanya sehat secara fisik tapi juga sehat secara mental ya.

Good Followers dan Good Leaders

Seorang perempuan hendaknya dapat menjadi good followers dan good leaders. Sebagai good followers seorang perempuan adalah makmum bagi suaminya kelak. Perempuan sebagai good leaders adalah pemimpin atau guru terbaik bagi anak–anak nya. Hatinya mengarahkan, lisannya mendoakan, dan perilakunya mencontohkan. Kesitimewaan seorang perempuan tak hanya terbatas pada kecantikan fisiknya saja. Melainkan kecantikan batin dan attitute adalah kecantikan yang sesungguhnya. Cantik pada dasarnya adalah proses pada diri seorang perempuan menjadi lebih baik yakni cantik secara lahiriyah dan batiniyah. Menjadi perempuan yang sehat, cantik, dan bahagia adalah dambaan bagi setiap muslimah di seluruh dunia, tak terkecuali santriwati.

Punya Emotional Intelligence

Seorang perempuan hendaknya memiliki emotional intelligence yang baik dan dapat memanagemen emosi nya dengan baik. Seorang perempuan harus mulai belajar menyinergikan antara kecantikan batin dan kecantikan lahir, sehat secara fisik, sehat secara sosial dan juga sehat secara mental. Kenapa harus sehat secara sosial?.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa getaran magnet energi dibawah 200 Hertz, yakni getaran yang diperoleh dari kondisi hati yang sombong, marah, rakus, takut, sedih, dan apatis menyebabkan seseorang mudah terkena penyakit. Berbeda dengan orang yang senantiasa memiliki jiwa semangat, damai, dan cerah memiliki frekuensi positif diatas 200 Hertz akan memiliki tubuh yang sehat. Dalam kesempatan kegiatan keputrian ini, ustadzah Ana juga menyampaikan beberapa tips dan trik bahagia. Diantaranya adalah:

  1. Paham dengan dirinya,
  2. Memiliki prinsip bahwa hidup bukanlah beban.
  3. Mencintai pekerjaan yang setara
  4. Tidak pelit pada dirinya
  5. Posistif Thingking
  6. Mudah bersyukur
  7. Jadilah diri kita sendiri

Inilah kajian keputrian yang ada di pesantren kami. Meski menjadi santri, tidak menjadi halangan bagi kami untuk terus belajar terutama tentang diri kami sendiri.

Penulis: Mupi Anisa

Editor: Farfaryoo (-pen)