Site icon Pesantren Luhur

Tasyakuran Hingga Pengumuman Juara Umum Warnai Puncak Harlah Ke-XXIX Pesantren Luhur Malang

Minggu, 4 Oktober 2026 – Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang (LTPLM) resmi menutup rangkaian Hari Lahir (Harlah) ke-XXIX.

Sebelum memulai acara, pengasuh Gus Muhammad Danial Farafish, S.H., S.Hum., M.Ag memberika wejangan pada para santri. Selanjutnya pemotongan tumpeng oleh ketua umum Majelis Santri M. Fadhil Fisabilillah dan Ketua Pelaksana M. Muhyil Umam sebagai bentuk simbolis Puncak Harlah ke-XXIX.

Gambar 1. Simbolisasi Pembukaan Puncak Harlah XXIX

Sejak pembukaan pada 2 September 2026, panitia menggelar berbagai agenda perlombaan, mulai dari lomba Dua Saja Cukup, turnamen futsal, turnamen Mobile Legends, badminton, dan Cemerlang, hingga Roan Akbar dan Festival Lingkungan. Dan semuanya menemukan puncaknya di malam ini.

Apa sih yang menarik dari Puncak Harlah XXIX?

Puncak Harlah semakin meriah ketika para santri menampilkan bakat mereka secara bergantian di atas panggung. Panitia juga memutar musik latar dan video ucapan Harlah di layar untuk mengiringi setiap penampilan, sehingga menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan bagi para santri yang menyaksikannya.

Gambar 2. Pembukaan MC, Qiro’ah, Sambutan, dan Penampilan Santri

Sesaat kemudian, suasana berubah penuh debar untuk menantikan pengumuman pemenang. Momen mendebarkan tersebut, terbayar dengan penyerahan hadiah kepada pada pemenang. Puncaknya, pengumuman juara umum menutup rangkaian lomba Harlah ke-XXIX, menandai berakhirnya kompetisi yang telah berlangsung selama berminggu-minggu.

Gambar 3. Pembagian Hadiah Pemenang pada Rangkaian Harlah XXIX

Tak terasa dengan terselenggaranya Harlah setiap tahun, para santri diajak menelusuri sejarah perkembangan pesantren serta meneladani kontribusi para tokoh yang mendirikannya. Harlah juga mengingatkan bahwa pilar masyarakat adalah para penuntut ilmu yang siap berkhidmah untuk kepentingan agama dan bangsa. Semoga semangat kebersamaan yang hadir pada Harlah ke-XXIX ini terus menyala dan menjadi bekal bagi Pesantren Luhur Malang di tahun-tahun mendatang.

Penulis : Ieznii_

Exit mobile version