
Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H di Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang diadakan dengan penuh arti, kebersamaan, dan rasa terima kasih. Idul Adha tidak hanya dipahami sebagai ibadah kurban, tetapi juga sebagai cara untuk menanamkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial di antara para santri. Meskipun jauh dari keluarga dan kampung halaman, suasana hangat dan kekeluargaan masih terasa dekat di lingkungan pesantren.
Acara malam takbiran yang bertepatan pada malam Selasa, 26 Mei 2026, yang dimulai dari ba’da Maghrib hingga 00.00 WIB di aula pesantren. Lanjut pada hari Rabu, 27 Mei 2026, yang juga merupakan 10 Dzulhijjah 1447 H, para santri melakukan Shalat Idul Adha di Masjid Nawaitu I’tikaf dan di aula lantai dua pesantren. Setelah shalat selesai, semua santri dan pengasuh melakukan mushafahah. Ini adalah cara untuk memperkuat persaudaraan dan saling memaafkan di hari yang penuh berkah.
Kegiatan Idul Adha berlanjut dengan penyembelihan hewan qurban yang dimulai pada pukul 08.30 WIB di depan gerbang pondok pesantren. Hewan qurban seperti sapi dan kambing akan dibagikan kepada orang-orang di sekitar dan kepada mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini adalah cara nyata untuk menerapkan nilai-nilai berbagi dan kepedulian sosial yang diajarkan dalam Islam.
Pada kesempatan itu, keluarga besar Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang juga mengucapkan terima kasih yang tulus kepada para shohibul qurban, termasuk kepada Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo., M.Si., Kombes Pol. Putu Kholis Aryana, SIK, (Kapolresta Malang Kota), serta shohibul qurban lainnya.yang telah memberikan keberkahan bersama pesantren. Semoga semua ibadah dan kebaikan dari para pemilik qurban diterima oleh Allah SWT, dan semoga membawa berkah, manfaat, serta rezeki yang melimpah bagi semua yang terlibat.
Penulis: Iezni_
